Home / Internasional / London Tidak Beri Sambutan Pada Donald Trump

London Tidak Beri Sambutan Pada Donald Trump

London Tidak Beri Sambutan Pada Donald Trump – Wali Kota London, Sadiq Khan, kembali menyatakan Presiden Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump akan tidak diterima baik di Inggris. Hal semacam ini di sampaikan selesai Trump dibicarakan bakal bertandang ke Inggris buat menjumpai Perdana Menteri Theresa May pada Februari 2018 yang akan datang.

Seperti ditulis kantor berita Turki, Anadolu Agency, Jumat (29/12/2017) , Khan mengemukakan hal semacam itu lewat pernyataan tertulis yang dilaunching sesudah Majelis Kota London menanyai dianya masalah bagaimana pemerintah kota London bakal bersiap menyongsong kunjungan resmi Trump selanjutnya.

” Jadi Wali Kota, saya bakal senantiasa bertemura membuat perlindungan keperluan serta keamanan warga London. Saya terlebih dulu memohon Theresa May buat membatalkan tawaran kunjungan kenegaraan pada Presiden Trump yg tidak diperhitungkan masak, ” ucap Khan.

” Sesudah insiden teranyar, selagi Presiden Trump memakai Twitter buat mempromosikan grup ekstremis, keji yang keberadaannya cuma buat menebar perpecahan serta kebencian di negara kita, telah terang kalau tiap tiap kunjungan resmi kesini akan tidak diterima baik, ” tegasnya.

Selanjutnya, Khan menyatakan kalau rakyat Inggris termasuk juga dirinya sangatlah menyayangi Amerika serta warga Amerika. Tetapi Khan memanggil komentar-komentar kontroversial Trump sekian waktu lalu bertentangan dengan tempat Inggris masalah rasialisme serta kebencian.

” London yaitu suar toleransi, penerimaan serta keberagaman, serta Tuan Trump lagi sudah memperlihatkan dari kian waktu kalau pandangannya benar-benar bertentangan dengan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh warga London, ” tandasnya.

Bln. selanjutnya, Trump memancing kemarahan politikus serta umum Inggris selesai me-retweet tiga video propaganda anti-muslim lewat akun Twitternya. Video propaganda anti-muslim itu di posting oleh Jayda Fransen, sebagai Wakil Ketua Britain First, grup sayap kanan jauh yang anti-Islam.

PM May lewat juru bicaranya, mengecam memanggil aksi itu ‘salah untuk seseorang presiden buat jalankan hal ini’. PM May memanggil Trump sama dengan mempromosikan ujaran kebencian. Trump membalas PM May dengan memohonnya buat ‘fokus memberantas Terorisme Radikal Islamis’.

Walau pernah ikut serta pertikaian lewat on-line dengan PM May, Trump dijadwalkan bakal jalankan kunjungan kenegaraan ke Inggris serta jalankan perbincangan perlu dengan PM May pada Februari th. depan. PM May dibicarakan menampik buat membatalkan undangan ke Trump, walau kecaman serta kritikan datang dari banyak politikus termasuk juga Khan.

About admin